PALEMBANG — Perhelatan akbara Asian Games 2018 yang rencananya akan di Jakarta dan Palembang tinggal menghitung waktu sekitar 820 hari lagi. Tentunya semua pihak butuh kerja keras ekstra, terutama panitia pelaksana yakni, Indonesia Asian Games Organizing Commitee(INASGOC).

Oleh karena itu, Wakil Presiden INASGOC Muddai Madang dalam rapat koordinasi keempat INASGOC yang berlangsung di Griya Agung, Sabtu malam (13/8), meminta kepada seluruh anggota INASGOC untuk bekerja cepat dan cerdas demi sukses penyelenggaraan Asian Games 2018 di mana sebagian besar cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dimainkan di Palembang.

INASGOC juga menargetkan memasukkan cabang-cabang olahraga yang biasa dipertandingkan di level regional SEA Games, untuk disertakan pada Asian Games 2018. “Seperti cabang jet ski, karate, paralayang, bridge dan bowling. Keempat cabang itu merupakan sebagian dari 12 cabang yang akan diajukan ke komite olimpiade Asia atauOlympic Council of Asia (OCA). Venue atau tempat bertandingnya pun sedang kami siapkan. Untuk bowling selesai paling lambat akgir tahun 2017,” jelas Muddai.

Ditambahkannya, ke depan INASGOC akan menggelar Coordination Committee (Corcom)Meeting kelima dengan OCA yang diselenggarakan bulan September di Jakarta. “Tinggal tunggu penilaian dari OCA dan tanggapan mengenai penambahan (cabor) di Palembang, kalau disetujui atau tidaknya nanti bagaimana,” tutupnya.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin mengungkapkan, adanya rencana penambahan cabor yang dimainkan di Palembang karena Palembang sangat siap, bahkan dibanding Jakarta sekalipun. “Kita sedang membangun venue 12 cabor yang berstandar internasional dan tinggal menunggu restu dari OCA,” singkatnya. (juniara)

RelatedPost