PALEMBANG – Sebanyak 798 pedagang Pasar Cinde akan segera direlokasi atau dipindahkan. Pemindahan pedagang tersebut terkait akan direvitalisasikannya pasar tradisional tersebut menjadi pasar modern.

Asisten Pemerintahan dan Kesejateraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Akhmad Najib mengatakan, relokasi pedagang pasar tersebut akan segera dilakukan mengingat Surat Keputusan (SK) Tim Relokasi telah terbit.

“SK untuk merelokasi sudah diterbitkan Gubernur, jadi saat ini tim akan sosialisasi ke pedagang terkait pemindahan lapak dan kios dagangan mereka,” ucap Najib saat diwawancarai usai memimpin rapat Pembahasan Pemindahan Pedagang Lama Pasar Cinde di ruang rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (13/7).

Lanjutnya, sosialisasi akan dilakukan selama dua hari mulai tanggal 13-14 Juli 2017. “Jika sosialiasi sudah dilakukan tanpa hambatan maka relokasi pedagang bisa dilakukan sesuai jadwal yakni 24-31 Juli nanti,” ungkapnya.

Bersama PT Magna Beatum dan PT Aldiron Plaza Cinde, tambahnya, pemerintah telah menyiapkan ratusan kios dan petak (los) sementara untuk pedagang berjualan.

“Untuk kios kering seperti pedagang kain, kue, manisan, pedagag besi dan lainnya disiapkan 286 kios dan kios basah seperti warung kopi disiapkan 24 kios. Sedangkan untuk petak kering seperti pedagang buah, bumbu dan sayuran disiapkan 154 kios dan petak basah untuk pedagang ayam, ikan dan daging 144 kios,” urainya.

Najib juga mengatakan, hingga saat ini lapak sementara yang disiapkan bagi para pedagang progressnya mencapai 90 persen. “Sudah disiapkan lapak ataupun kios sementara, tidak lama lagi. Begitu akan direlokasi, pedagang sudah bisa menempatinya, dan ini gratis, tidak ada biaya sewa ataupun lainnya,” tukasnya. (Juniara)

RelatedPost