PALEMBANG — Sejak dibukanya pendaftaran penerimaan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) 3 April lalu, hingga hari penutupan, Selasa (25/4), jumlah pendaftar pada penerimaan calon Sekda Sumsel hanya mencapai lima orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Kepegawain (BKD) provinsi Sumsel, Muzakir. Menurutnya, pembukaan pendaftaran penerimaan calon Sekda dilakukan secara nasional. “Kelima pendaftar calon Sekda tersebut dari internal Pemprov Sumsel, tidak ada dari daerah lain,” ucap Muzakir pada awak media, Selasa (25/4).

Dijelaskannya, semua yang mendaftarkan diri tersebut merupakan Kepala Dinas (Kadis). “Dari luar kementerian juga tidak ada karena jabatan di Jakarta lebih menarik,” lanjutnya.

Saat dimintai keterangan siapa-siapa saja yang mendaftar tersebut, Muzakir mengatakan belum boleh dipublikasi. “Nanti, jangan mendahului panitia seleksi (Pansel), tidak boleh itu. Jadi, Jumat nanti Pansel akan melakukan rapat untuk menyeleksi syarat administrasi, memenuhi atau tidak. Setelah selesai pemeriksaan administrasi baru akan diumumkan ke media,” terangnya.

Selesai dari seleksi administrasi, lanjut Muzakir, para pendaftar calon Sekda tersebut akan mengikuti tes kompetensi. “Karena yang melakukan tes dari asessmen Bukit Asam jadinya kita tunggu jadwal kesiapannya kapan,” jelasnya.

Muzakir juga mengungkapkan, diperkiran bulan Juni mendatang Pemprov Sumsel dipastikan sudah memiliki Sekda baru.

“Selesai tes kompetensi baru akan tahap wawancara. Dari lima yang mendaftar akan disaring menjadi tiga orang, kemudian diserahkan kepada Gubernur dan nantinya diusulkan pada Presiden yang perpanjangan tangannya ke Menteri Dalam Negeri karena jabatan Sekda ini dari golongan 4D. Bulan Juni selesai,” tutupnya. (juniara)

Artikel Terkait