PALEMBANG — Adanya rencana oleh  Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk membangun Kantor SKPD di lahan Musi II secara tersentralisasi, dibenarkan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Dalam rencana tersebut dibahas dalam rapat yang digelar oleh gubernur Sumsel bersama Kepala BPKAD Sumsel, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sumsel, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Sumsel, Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Kepala Bappeda Kepala Biro Hukum & HAM, Kepala Biro Kesra, serta Kepala Bappeda Kota Palembang dan Kepala Dinas Tata Kota Palembang di Griya Agung, Selasa (07/03).

Alex membenarkan adanya rencana pembangunan gedung SKPD di lahan Musi II.

“Tadinya di Arivai, tapi kita buat alternatif 1 atau 2, ternyata tidak bisa di kantor gubernur karena usianya sudah lebih 50 tahun jadi itu cagar budayax sedangkan kita punya lahan yang lebih luas jadi banyak yang bisa dibangun disana (Musi II) juga Bandiklat rencanya akan dibangun disana jadi bisa dubangun sarana olahraga juga,” urai orang nomor satu di Sumsel ini.

Alex Noerdin juga meyakinkan, pembangunan akan tetap terealisasi meskipun kondisi lahan berupa rawa-rawa.

“Kita sudah terbiasa membangun di atas rawa dan tetap sukses, ini masih direncanakan secara awal dan butuh masukan dari semua pihak serta masih tahap pencarian investor. Semoga rencana kita terealisasi,” harapnya.

Sementara Kepala BPKAD Sumsel, Laonma P. Tobing mengatakan rencananya pembangunan tersebut akan menggunakan metode ruslag atau tukar guling sesuai aturan yang ada.

Tobing menjelaskan, alasan dipilihnya lahan Musi II karena pemprov Sumsel memiliki lahan kosong seluas 92 hektar.

“Rencanya 44 hektar untuk pembangunan 47 gedung SKPD, Insya Allah lahannya cukup yang sisanya sudah kita hibahkan dengan BMKG dan Kementrian Kelautan,” katanya.

Menurut Tobing, pemprov Sumsel masih menimbang dan memperkirakan metode apa yang bakal digunakan karena lahan tersebut berupa rawa-rawa. Selain itu masih perlu pembahasan lebih lanjut karena pertemuan kali ini masih awal dari rencana, tetapi Dinas PU telah menyampaikan bahwa lahan tersebut cocok untuk pembangunan gedung perkantoran.

Sedangkan untuk berapa lantai gedung tersebut akan dibangun, Tobing menuturkan belum tahu pasti. “Belum tahu berapa lantai itu masih diserahkan kepada PU berapa kebutuhannya kita masih mempertimbangkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tobing menyampaikan bahwa pemprov Sumsel juga masih mencari investor dan pihak yang bersedia untuk membangun gedung perkantoran tersebut, meskipun belum tahu pasti kapan pembangunan akan dilakukan.

“Ini prioritas, sehingga nanti Kantor gubernur bisa tersentralisasi setelah Asian Games mungkin bisa mulai dibangun, tapi kemungkinan setelah periode kepemimpinan pak gubernur (Alex Noerdin),” ucapnya. (juniara)

RelatedPost