PALEMBANG – Sriwijaya Youth Academy (SYA) bersama BO KURMA Fakultas Pertanian menggelar simulasi tes TOEFL  bagi mahasiswa Fakultas Pertanian.

Simulasi tes TOEFL ini bertujuan membantu mahasiswa Unsri yang diwajibkan untuk mengikuti tes SULIET sebagai syarat untuk mengikuti sidang akhir. Selain itu, simulasi ini juga bisa dijadikan acuan untuk mengikuti tes TOEFL untuk melamar beasiswa ke luar negeri.

Youwen Sartika, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris 2012 sebagai pendiri Sriwijaya Youth Academy mengungkapkan, simulasi tes TOEFL ini diselenggarakan sebagai bentuk terima kasih dan tanggungg jawab sosial kepada mahasiswa Unsri.

“Keuntungan yang diperoleh Sriwijaya Youth Acedemy diputar kembali untuk membantu mahasiswa lainnya. Profit share yang kita berikan bisa dalam bentuk seminar seperti Ruang Insprirasi Sriwijaya, pelatihan bahasa inggris, dan simulasi tes TOEFL.  Semua fasilitas dari profit share itu kita berikan secara gratis.”  urai Youwen pada awak media, Senin (8/5)

Youwen menyebutkan, sejauh ini SYA telah mengadakan empat kali simulasi tes TOEFL yaitu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan bersa BO Cendikia, Fakultas Pertanian bersama BO Kurma, dan dua kali di Fakultas Teknik bersama BO KST di kampus Unsri Indralaya.

Selain itu simulasi tes TOEFL ini juga diadakan di kampus Unsri Palembang. Total lebih dari 300 mahasiswa telah mengikuti simulasi tes TOEFL ini. Simulasi TOEFL ini diadakan secara gratis, terbatas untuk 60 orang peserta di setiap simulasinya.

Kedepannya, saat acara Ramadhan Berkah Juni 2017, Sriwijaya Youth Academy berencana untuk mengadakan tes TOEFL gratis untuk 750 pelajar. Kemudian, SYA berkolaborasi dengan Manajemen Teropong dan PSCC  akan mengadakan seminar  nasional sekaligus tes TOEFL untuk 3.000 pelajar   di Palembang Sport & Convention Center (PSCC).

Dengan diadakannya simulasi ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa Inggris yang dimilikinya untuk menghadapi tes SULIET ataupun TOEFL dan juga persiapan beasiswa.

“Simulasi ini sangat bermanfaat bagi kami selaku mahasiswa untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan bahasa inggris kami sebelum mengikuti tes yang sebenarnya. Semoga kedepannya informasi ini lebih disebarluaskan lagi,” Ungkap Okto, mahasiswa Agribisnis 2014 yang mengikuti simulasi tes.

Diketahui, SYA telah bersinergi dengan Uread, BO KST, BO Koin, dan Rumah Peradaban Sriwijaya dalam memberikan training TOEFL gratis yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 200 mahasiswa, dan pelatihan Public Speaking gratis yang dimanfaatkan oleh 250 mahasiswa.

SYA kedepannya akan membuat free learning center untuk mahasiswa yang ingin mendalami TOEFL sehingga dapat membantu mereka yang ingin mendaftar beasiswa dan mengejar persyaratan sidang skripsi. SYA akan memfasilitasi kegiatan tersebut secara gratis karena seperti yang kita ketahui bahwa biaya untuk  bimbel TOEFL mahal dan kebanyakan tidak terjangkau oleh dompet mahasiswa. (juniara).

 

Artikel Terkait