PALEMBANG — Dalam rangka melaksanakan penegakan hukum di bidang perpajakan dan meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP) dalam pembayaran utang pajak, tiga Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di lingkungan Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung melakukan lelang asset sitaan Wajib Pajak secara serentak, Selasa (4/7).

Ketiga KPP tersebut yakni KPP Madya Palembang, KPP Pratama Palembang Seberang Ulu dan KPP Pratama Lubuk Linggau KPP Madya Palembang dan KPP Pratama Palembang Seberang Ulu melaksanakan lelang aset sitaan Wajib Pajak berupa motor.

WP pemilik motor tersebut belum melunasi utang pajaknya setelah dilakukan tindakan penagihan berupa Surat Teguran, Surat Paksa dan Pelaksanaan Sita Aset WP.

Pelaksanaan Lelang dilakukan secara online dengan sistem closed bidding. Penetapan pemenang lelang dilakukan di Kanwil DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Babel yang dilaksanakan oleh Pejabat Lelang dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang.

KPP Pratama Palembang Seberang Ulu berhasil melelang motor dengan harga Rp 4.000.000,- pada penutupan lelang pukul 10.00 WIB. Sedangkan KPP Madya Palembang berhasil melelang motor kepada penawar tertinggi dengan harga Rp. 7.500.000,-. Pada pukul 11.00 WIB. Hasil lelang tersebut digunakan untuk membayar utang pajak dan biaya penagihan pajak atas penjualan secara lelang.

Pada hari yang sama, KPP Pratama Lubuk Linggau juga melaksanakan lelang aset sitaan Wajib Pajak berupa sebidang tanah. Pelaksanaan lelang juga dilakukan secara online dengan system closed bidding dan penetapan pemenang lelang dilaksanakan oleh Pejabat Lelang dari KPKNL Lahat. Namun sampai dengan batas waktu penetapan pukul 09.59 WIB, tidak ada penawaran yang diterima sehingga lelang dinyatakan tidak berhasil dilakukan.

Untuk menghindari tindakan penagihan aktif berupa penyitaan aset sita Wajib Pajak, pemblokiran harta kekayaan Wajib Pajak, lelang aset sita, pencegahan bepergian ke luar negeri dan gijzeling (penyanderaan),

Kanwil DJP Sumsel dan Kep.Babel M Ismiransyah M Zain menghimbau para Wajib Pajak untuk segera melunasi utang pajaknya. “Bagi Wajib Pajak yang ingin mengetahui jumlah tunggakan pajaknya dan tata cara pelunasan utang pajaknya, dapat menghubungi Kantor Pelayanan Pajak Pratama di mana Wajib Pajak tersebut terdaftar,” ungkapnya. (juniara)

Artikel Terkait