PALEMBANG —  Untuk mendukung provinsi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Sumsel  menyiapkan 2400 anggotanya untuk menjadi  Liasion Officer.

Dikatakan ketua Umum IPM Sumsel,  periode 2015-2017 Dimas Alindra Pamungkas, pihaknya sudah membentuk  komunitas-komunitas bahasa di 24 Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah bagi kadernya agar siap ambil bagian dalam penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Dalam prosesnya sudah ada 24 komunitas bahasa dalam setiap sekolah, dan masing-masing sekolah sudah kita latih dan siapkan 100 pelajar, jadi total ada 24 ribu pelajar,” kata dia.

(Sumber Foto: laskarwongkito.com)

Ia menyebutkan, untuk anggota komunitas yang baru dibentuk sejak Februari 2017  lalu terus dilatih kemampuan bahasanya, baik bahasa inggris dan bahasa arab.

Selain itu, anggota IPM juga dibekali pengalaman-pengalaman kepanitiaan dalam penyelenggaraan event-event nasional. Dari berbagai persiapan inilah besar harapan mereka untuk dilibatkan oleh pemerintah dalam penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Kita punya harapan besar, minimal 10 hingga 20 persen dari anggota yang kita siapkan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah,” harapnya.

Sementara, wakil gubernur Sumsel Ishak Mekki

usai menghadiri  kegiatan Musyawarah wilayah IPM ke 15 di hotel Emilia, Rabu (17/05) menyambut baik persiapan IPM untuk mendukung Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

“Harapan kita siapapun dan  organisasi apapun serta masyarakat yang ingin terlibat dalam Asian Games 2018 silahkan saja,  manfaatkan kemampuan bahasa yang dimiliki, apalagi nanti tamu kita datang dari berbagai negara ini bisa dimanfaatkan bagi LO untuk memperkenalkan Sumsel dengan mengajak mereka berkeliling,” singkatnya.(juniara)

 

Artikel Terkait