Laskarwongkito.com-Sriwijaya FC harus harus menyerah dengan skor tipis 1-2 dari tamunya Madura United, Sabtu (11/8) sore di stadion H Agus Salim Padang. Dengan hasil ini laskar wong kito masih tertahan di papan tengah klasemen sementara kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 yakni posisi 12 dengan torehan 26 poin, sementara laskar Sapeh Kerab naik ke peringkat 2 dengan poin 33, tertinggal 2 poin dari pemuncak sementara Persib Bandung.
Pelatih SFC Subangkit sendiri melakukan sejumlah eksperimen pada laga ini dengan merubah formasi anak asuhnya di lapangan. Namun perjudian ini harus dibayar mahal karena terlihat punggawa SFC tidak terlalu fasih memainkan formasi yang menempatkan 3 stopper secara bersamaan di lini belakang.
Subangkit sendiri mengakui bahwa perubahan taktik yang dilakukannya di laga ini tidak berjalan maksimal.

“Hasilnya memang tidak memuaskan. Saya memang melakukan perubahan dan mencoba sistem bermain dengan pemain yang ada saat ini. Formasi ini juga sebenarnya untuk mengantisipasi kecepatan lawan,” ujarnya usai pertandingan.
Namun setelah tertinggal lebih dulu di menit 60, dirinya pun kembali bermain dengan pakem awal dan menarik keluar Mohamadou Al Hadji. “Setelah itu kami bisa mulai menyerang, sebelumnya seperti sulit sekali dan bola selalu hilang saat ke depan. Di lini tengah kami juga kalah,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih MU, Gomes De Oliveira mengaku dirinya sangat puas dengan penampilan anak asuhnya di laga ini. “Ini laga yang memang sangat penting dan sejak awal kami sudah mentargetkan poin penuh disini. Kami bisa naik ke peringkat 2 dan setelah ini libur cukup panjang ada kesempatan untuk terus memperbaiki kekurangan, terutama penyelesaian yang kurang baik, seharusnya kami bisa menang dengan selisih gol lebih banyak,” ungkap pelatih asal Brasil ini usai pertandingan.
Dirinya pun memberikan pujian kepada 2 legiun asing anyarnya yakni Milad Mansour dan Samassa Mahamadou yang dinilainya mampu memberikan kontribusi maksimal bagi timnya di putaran kedua kali ini. “Terutama Samassa, dia memang pemain yang berkualitas dan sebelumnya bermain di level tinggi. Di laga sebelumnya dia hanya bermain 30 menit, kemudian hari ini lebih lama lagi dan dia membuktikan diri mengapa dirinya pantas kami datangkan,” pujinya.
Setelah laga ini, skuad SFC sendiri akan mendapat libur cukup lama karena kompetisi juga tidak dimainkan selama pelaksanaan Asian Games 2018. Teja Paku Alam dkk baru akan bertanding kembali 11 September mendatang dengan melawat ke Papua guna menghadapi tuan rumah Persipura Jayapura. (win)

Artikel Terkait