Laskarwongkito.com — Sejak Samsung memamerkan teknologi layar lipat pada ajang Consumer Electronics Show (CES) di AS tahun 2013 lalu, perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu terus dirumorkan akan membuat ponsel pintar yang dapat dilipat.

Sekarang rumor tersebut menjadi kenyataan setelah pemimpin divisi mobile di Samsung, Koh Dong-Jin, menyatakan pihaknya akan segera mengeluarkan ponsel pintar lipat pada 2018 nanti.

“Ponsel yang bisa dilipat ada di peta jalan kami,” kata pria yang akrab disapa DJ Koh seperti dikutip CNN.

(sumber foto: Badan Kekayaan Intelektual Korsel)

Koh menambahkan bahwa perusahaannya masih memiliki “rintangan yang harus diatasi” sebelum ponsel pintar lipat menjadi kenyataan. “Kami menggali secara menyeluruh beberapa isu,” tambahnya.

Sementara analis IHS Market, Jusy Hong, berpendapat rencana Samsung merilis perangkat yang bisa dilipat pada tahun depan dinilainya “cukup realistis” mengingat Samsung sudah menerapkan layar lengkung di seri Galaxy Edge.

Hong menambahkan rencana Samsung ini tidak akan berjalan dengan mudah. Ada banyak tantangan yang harus diselesaikan Samsung, salah satunya meyakinkan pengembang menyesuaikan aplikasi mereka dengan layar lipat baru.

“Yang membuat ponsel menjadi pintar adalah aplikasi, terutama aplikasi pihak ketiga. Jika Anda memiliki ponsel lipat tapi sebagian besar aplikasi Anda tidak mendukung fitur yang dapat dilipat… itu jadi tidak ada artinya,” ujar Hong.

Ponsel pintar yang terakhir dirilis Samsung adalah Galaxy Note 8. Galaxy Note 8 menjadi ponsel perdana Samsung yang memakai sistem kamera belakang ganda, yang masing-masing sensornya berukuran 12 MP dan pakai lensa sudut lebar f/1.7 dan telephoto f/2.4.

Flagship ini memiliki desain yang mirip dengan Galaxy S8, terutama layarnya yang sama-sama beraspek rasio 18,5:9. Ia memakai teknologi serupa dengan jenis layar Super AMOLED, ukuran 6,3 inci yang mendominasi bagian depan layar, serta pinggir kanan-kiri layar yang melengkung dan nyaris tanpa bezel.

Samsung sudah membuka pre-roder untuk Galaxy Note 8 di Indonesia. Ada dua paket penjualan yang bisa dipilih konsumen Tanah Air. Pertama, paket reguler berisi Galaxy Note 8 dengan bonus speaker wireless AKG buatan Harman yang dibanderol sebesar Rp 13 juta.

Kedua, paket ‘productivity’ dengan harga sedikit lebih mahal, Rp 13,5 juta, dengan isi Galaxy Note 8, perangkat Samsung DeX Station, dan software Microsoft Office 365 Personal selama satu tahun.(net)

Artikel Terkait