Menjamu PSM Makassar sabtu (28/7) nanti merupakan laga yang sangat penting untuk Sriwijaya FC. Selain untuk menaikkan posisi skuad laskar wong kito dari sebelumnya hanya berada di papan tengah klasemen sementara liga 1 2018, skuad Juku Eja selama 2 musim ini menjadi musuh yang kerap menyulitkan laskar wong kito. Jadi poin penuh kali ini harus diamankan di kandang sendiri.

Dari 4 pertandingan terakhir antara kedua tim, SFC hanya mampu meraih 1 kemenangan dan sisanya poin penuh menjadi milik PSM Makassar. Kemenangan terakhir atas PSM diraih SFC saat kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu. Saat itu SFC yang menjamu PSM Makassar (18/6) mampu menang tipis 1-0 melalui gol tunggal Alberto Goncalves.

Setelah itu, 3 laga berikutnya selalu berujung kekalahan tipis bagi SFC. Termasuk juga musim lalu saat hujan gol terjadi dan skor akhir 3-4 untuk kemenangan PSM (17/9/2017).

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menyebut pihaknya sangat mewaspadai kecepatan lini depan PSM Makassar. Pemain seperti Ferdinan Sinaga dan M Rahmad disebutnya punya potensi untuk memberikan ancaman nantinya.

“Selama 3 hari terakhir kami sudah fokus ke taktikal untuk persiapan laga melawan PSM, tentu saya berharap kesalahan seperti counter attack di beberapa laga sebelumnya tidak terulang lagi. Ini menjadi perhatian karena pemain mereka banyak yang punya kecepatan,” tegasnya.

Senada dengan SFC, pelatih PSM Makassar Robert Rene Albert menyebut pihaknya juga mewaspadai hal yang sama. Arsitek asal Belanda ini mengaku SFC saat ini juga punya kekuatan di kedua sisi lapangan

“Karena Sriwijaya FC bermain cukup cepat di setiap sisi. Makanya ini harus kita antisipasi dengan meningkatkan kecepatan juga,”ujar Robert.

“Saya mau pemain bermain optimal, jangan beri sedikit celah untuk pemain Sriwijaya,”ia menambahkan.

Sebanyak 19 pemain dibawa pelatih Robert Rene Alberts ke Palembang, Kamis (26/4) untuk menjalani laga pekan ke-6 Liga 1 2018 menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC, Sabtu (28/4/2018) nanti.

Artikel Terkait