PALEMBANG — Duta Besar  Amerika Serikat (AS) Robert O Blake selama dua hari melaksanakan kunjungan kerja ke Sumatera Selatan (Sumsel). Selama berada di Palembang sejak 23 – 24 Mei 2016, Robert Blake datang bersama delegasi pengusaha dari negeri “Paman Sam” yang berasal dari 17 perusahaan besar di sana.
Delegasi AS tersebut diterima Gubernur Sumsel Alex Noerdin di Griya Agung. Kepada para pengusaha tersebut, Alex Noerdin memaparkan sejumlah proyek yang tengah dan akan dibangun di Sumsel, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-api (TAA), Proyek sirkuit Moto GP dan juga persiapan Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
“Ini suatu kehormatan sekali Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert O Blake bisa hadir di Sumatera Selatan dengan membawa 17 pengusaha perusahaan dari Amerika Serikat,” kata Alex Noerdin saat menyambut Dubes AS dan rombongan.
Gubernur Alex Noerdin menjelaskan, Provinsi Sumatera Selatan merupakan tempat paling menjanjikan dalam berinvestasi. “Sumatera Selatan daerah yang kondusif dan tidak pernah terjadi kerusuhan antar umat beragama. Di Sumatera Selatan juga banyak banyak sekali pembangunan yang akan dibangun,” ujarnya.
Alex Noerdin memaparkan tentang kekayaan sumber daya alam (SDA) yang ada di Sumsel, diantaranya energi seperti batubara, minyak dan gas, panas bumi atau geothermal dan lainnya. “Sumatera Selatan ini dijuluki sebagai lumbung energi di Indonesia,” kata orang nomor satu di Sumsel.
Sementara itu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Robert Blake mengaku sangat senang sekali bisa memimpin delegasi yang beranggota 17 perusahaan Amerika Serikat untuk datang ke Palembang.
“17 perusahaan ini terdiri dari perusahan energi yang memberikan produk dan jasa di bidang energi. Selain perusahan energi ada juga banyak perusahan yang hadir di sini untuk mendukung persiapan Asian Games tahun 2018,” katanya.
Dubes AS juga menyampaikan terima kasih dan selamat kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin atas kepemimpinan yang bergiitu memprioritaskan pembangunan bidang pendidkan, kesehatan dan tata kelola pemerintah yang baik. “Itu merupakan atribut-atribut penting yang juga dicari oleh investor-investor asing,” ujar Robert Blake. (tari)

Artikel Terkait