PALEMBANG — Sebanyak 1300 anak yang terdiri dari TK, SD, SMP, SMA dan MA hadir dalam peringatan Hari Anak Nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan di Gedung Wanita Sriwijaya, Selasa (02/8).

Dalam rangkaian kegiatan ini juga menyuguhkan penampilan tari-tarian dari anak TK dan drama teatrikal dari Forum Anak Sumsel. Selain itu juga ada lomba mewarnai dan lomba balita sehat.

Hadir juga, Ketua TP PKK Sumsel Eliza Alex Noerdin, Asisten Kesejahteraan rakyat (kesra) Akhmad Nadjib, kepala Dinas Kesehatan Lesty Nurainy, Dinas Sosial, Dinas pendidikan serta para stakeholder.

Kepala badan pemberdayaan perempuan dan perlindungan Sumsel, Susna Sudarti mengatakan kegiatan yang mengusung tema ‘Akhiri Kekerasan Terhadap Anak’ tersebut bertujuan untuk melindungi hak anak juga sebagai langkah mewujudkan kabupaten/kota layak anak.

“Agar dapat membentuk karakter anak-anak yang berkualitas dan juga terhindar dari kekerasan terhadap anak,” ucapnya.

Diantaranya, ada 31 indikator yang dapat menjadikan kabupaten/kota, salah satunya ada fasilitas bermain bagi anak-anak dan seluruh akte anak yang baru terlahir langsung terdaftar secara gratis. (juniara)

RelatedPost